Seloka merupakan bentuk puisi Melayu
Klasik, berisikan pepatah maupun perumpamaan yang mengandung senda
gurau, sindiran bahkan ejekan. Biasanya ditulis empat baris memakai
bentuk pantun atau syair, kadang-kadang dapat juga ditemui seloka yang
ditulis lebih dari empat baris. Kata "seloka" diambil dari bahasa Sanskerta, sloka.
Sumber : (http://id.wikipedia.org/wiki/Seloka)
Berikut ini adalah contoh seloka :
Makan rujak di sore hari
Ada ketimun ada bengkoang
Senyumanmu merasuk ke hati
Membuat hati menjadi senang
Ada ketimun ada bengkoang
Dihias kemangi terlihat cantik
Membuat hati menjadi senang
Melihat seorang pemuda yang baik
Dihias kemangi terlihat cantik
Menjadi rujak lebih sempurna
Pemuda itu sangatlah menarik
Karena santun dalam berbahasa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar